Percepat Sertifikasi Tanah, BPN Sepakati Usul Pakde Karwo
Usulan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo yang mendorong BPN Kanwil
Jatim agar bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Surabaya (ITS) untuk perekrutan tenaga outsourcing juru ukur guna
mempercepat proses sertifikasi tanah, akhirnya menemui titik terang.
Pasalnya, Kepala Kanwil BPN Kanwil Jatim, Muchtar Deluma sepakat dan
menyetujui usulan tersebut secara konkrit. Yakni melakukan
penandatanganan MoU (Memory of Understanding) dengan Fakultas Teknik
Sipil ITS untuk perekrutan tenaga outsourcing juru ukur yang akan
dilaksanakan pada Rabu (25/2) mendatang.
Hal itu terungkap saat Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim
menerima kunjungan kerja ketua komite I DPD RI, Akhmad Muqowam beserta
rombongan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (23/2).
Pakde Karwo mengungkapkan, persoalan administrasi pertanahan di Jatim
belum memuaskan, berdasarkan data BPN, dari 15,7 juta hak atas tanah di
Jatim, baru 42% nya saja atau 6,282 juta yang sudah memiliki sertifikat.
Hal ini patut disayangkan, padahal tanah punya nilai ekonomis ketika
diagunkan di Bank.
Karena itu, tanah yang tidak bersertifikat tentu akan menjadi idle
ekonomi bagi Jatim. Sementara disisi lain, BPN hanya menargetkan
sertifikasi tanah sebanyak 100 ribuan bidang per tahun. Artinya, untuk
menyelsaikan sertifikasi tanah di Jatim, membutuhkan waktu 87 tahun.
“Atas dasar itu, saya terus mendorong agar BPN bisa bekerjasama dengan
Fakultas Teknik Sipil ITS untuk merekrut tenaga outsourcing juru ukur
tanah. Tujuannya agar lebih cepat proses sertfikasinya, sehingga target
100 ribu tadi bisa ditingkatkan jadi 200 ribu. Dengan begitu, proses
sertifikasinya hanya 42 tahun. Lebih singkat” ujarnya.
“Saya tekankan sekali lagi, kalau tidak bekerjasama dengan pihak ketiga
untuk perekrutan tenaga ukur, proses sertifikasinya tidak akan
rampung.. gak nutut... Padahal persoalan ini sudah klasik. Segera
laksanakan MoU dengan ITS, saya akan dukung, bahkan jika MoU nya ingin
diadakan di Grahadi, saya setuju” tambahnya.
Mendengar masukan dari Pakde Karwo, Kepala BPN Kanwil Jatim, Muchtar
Deluma langsung menyetujuinya. Dengan mantap, ia mengungkapkan
kesiapannya untuk bekerjasama dengan ITS. “Sesuai arahan Bapak Gubernur,
kami siap MoU dengan ITS. Kami akan susun MoU nya” ujarnya.
Senada dengan Pakde Karwo, Ketua Komite I DPD RI, Akhmad Muqowam
mengatakan, persoalan sertifikasi tanah di Jatim harus segera
dituntaskan. Pasalnya, persoalan tersebut sudah berlangsung lama. “Saya
tidak ingin masalah ini jadi tidak berujung hingga tidak ada kepastian
soal hak atas tanah. Karena itu, kami undang seluruh pihak terkait, baik
itu Pertamina, Pemkot, KAI” tuturnya.
Ahkmad Muqowam berpesan, kedepan BPN harus lebih meningkatkan
pelayanannya. “BPN sudah melaunching one stop service, jika dulu ada
program Larasita, sekarang sepertinya sudah redup. Jadi hasilnya tidak
optimal. Ini yang harus segera diperbaiki” jelasnya.
.png)

























No Comment to " Percepat Sertifikasi Tanah, BPN Sepakati Usul Pakde Karwo "