PENINGKATAN PRODUKSI BERAS NASIONAL (P2BN) GRESIK DITARGET 382 RIBU TON
Seiring melambungnya harga beras, Bupati Gresik, Dr. Sambari
Halim Radianto berjanji, kedepan pihaknya akan meningkatkan produksi beras
Gresik. hal ini diungkapkan Bupati saat memberi sambutan pada acara sambung
rasa yang berlangsung di Balai Desa Sukorejo, Sidayu Selasa (24/2/2015).
Meskipun sudah surplus sebesar 129 ribu ton padi, namun
karena target produksi dari Pemerintah untuk Kabupaten Gresik dalam rangka Peningkatan Produksi beras
Nasional (P2BN) sebesar 382 ribu ton, Gresik perlu meningkatkan lagi produksinya.
“Saat ini produksi beras Gresik untuk memenuhi target tersebut masih sebesar
379 ribu ton” ujar Sambari.
Peningkatan produksi ini sebagai tindak lanjut swasembada
beras Nasional yang dicanangkan Pemerintah dalam program Peningkatan Produksi
beras Nasional (P2BN). Dalam program ini Pemerintah mentargetkan surplus
produksi sebesar 10 juta ton dan 50 prosen ditargetkan kepada Pemerintah
Propinsi Jawa Timur. Tahun 2016 – 2017 ada program operasi khusus yaitu
peningkatan produksi Nasional sampai 2 juta ton dan 50 prosen target tersebut dibebankan
kepada Pemprov Jawa Timur.
Beberapa upaya intensifikasi maupun ekstensifikasi
dilakukan. Untuk intensifikasi yaitu perbaikan pola tanam, kesiapan pupuk,
pembangunan jalan usaha tani (Jut) maupun pembangunan Jaringan Irigasi tingkat
usaha tani (jitut) dan jaringan irigasi desa (jides). Sedangkan upaya
ekstensifikasi yaitu membuka lahan pertanian baru.
Pemkab Gresik tengah mengupayakan untuk mengaktifkan kembali
lahan tidur untuk menjadi lahan pertanian. Pembukaan lahan baru ini juga aka
nada dukungan pengairan setelah operasional Bendung gerak Sembayat (BGS). “Bersama
DPRD Gresik, kami tengah berkomitmen untuk mempertahankan lahan pertanian
sampai tahun 2030” ungkap Bupati.
Tentang acara Sambung Rasa di Desa Sukorejo, Sidayu ini
merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mendekatkan diri
kepada masyarakat. Disini Bupati membawa rombongan yaitu para Pejabat Pemkab
Gresik, produsen pupuk, bibit, serta beberapa formulator yang diketemukan
dengan petani.
“Banyak manfaat yang bisa diambil pada kesempatan ini. Petani
bisa bertanya langsung kepada penyuluh dan Kepala Dinas Pertanian serta yang
lain-lain untuk kelancaran produksi pertanian dan pemasarannya. Bertanya tentang
distribusi pupuk kepada produsen, bertanya tentang formula yang tepat cara
pembasmian hama sampai bertanya tentang pemasaran produksi” ungkap Bupati
seperti yang ditirukan oleh kabag Humas Pemkab Gresik Suyono
.png)

























No Comment to " PENINGKATAN PRODUKSI BERAS NASIONAL (P2BN) GRESIK DITARGET 382 RIBU TON "