Upacara Peringatan HUT BPK ke 68
BPK harus makin mengintensifkan
pemantauan dan pembahasan tindak lanjut hasil pemeriksaan dengan entitas
yang diperiksa. Efektifitas pemantauan dan pelaksanaan tindak lanjut
dapat memberikan kontribusi bagi pengembalian kerugian negara yang cukup
besar, yang pada gilirannya dapat digunakan untuk membiayai program
pembangunan. Lebih lanjut, Ketua BPK menyampaikan bahwa kedepannya BPK
akan memperbanyak dan mempertajam pemeriksaan kinerja guna menilai
apakah kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah adalah kebijakan
publik yang sudah baik dan tepat, khususnya terhadap peningkatan
kemakmuran rakyat.
Harapan peningkatan kemakmuran rakyat
Indonesia dan pembangunan masih belum sepenuhnya tercapai dan salah satu
penyebabnya adalah korupsi. Dengan kondisi korupsi di Indonesia yang
masuk dalam kategori terkorup dan adanya hubungan timbal balik antara
korupsi dan tata kelola pemerintahan maka program-program yang sudah
dianggarkan untuk rakyat tidak dapat berjalan maksimal. Belum
tercapainya kemakmuran rakyat mengindikasikan bahwa hingga saat ini
keuangan negara belum sepenuhnya dikelola secara baik dan benar dan BPK
yang mendapat amanah dari para pendiri bangsa akan sangat disalahkan
jika tidak peduli dengan permasalahan tersebut. Oleh karena itu, BPK
harus memberi perhatian dan prioritas dalam pemeriksaannya pada
program-program yang memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan
rakyat. Fokus BPK pada peningkatan kemakmuran rakyat melalui hasil-hasil
pemeriksaan yang dilakukan akan tertuang dalam Rencana Strategis BPK
periode 2016-2020 setelah dilakukan evaluasi terhadap capaian Renstra
BPK 2011-2015.
Dalam akhir sambutannya, Ketua berpesan
kepada seluruh jajaran di BPK untuk selalu menjunjung tinggi
independensi, integritas dan profesionalisme. BPK dapat berdiri tinggi
karena menjunjung tinggi kredibilitas organisasi dan kepercayaan
masyarakat.
.png)

























No Comment to " Upacara Peringatan HUT BPK ke 68 "