KEPALA BNPB BANTU KORBAN BANJIR GRESIK SEBESAR Rp. 200 JUTA
Gresik, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana
(BNPB), Syamsul Ma'arif memberikan dana siap pakai senilai Rp 200 juta
untuk korban banjir Gresik akibat meluapnya Kali Lamong. Bantuan dana
siap pakai tersebut diserahkan langsung ileh Kepala BNPB, Mayjend (Purn)
Syamsul Maarif kepada Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto di Ruang
Pertemuan Puteri Cempo Kantor Bupati Gresik Sabtu (14/2/2015).
Menurut
Syamsul, bantuan dana tersebut hendaknya digunakan untuk operasional
tanggap darurat dalam menangani banjir di wilayah Kabupaten Gresik."Saya
berharap dana bantuan ini dipergunakan semestinya untuk penanganan
tanggap darurat banjir," tandas Kepala BNPB Syamsul Ma'arif.
Lebih lanjut Syamsul Ma'arif mengatakan, penanganan banjir di Gresik seharusnya tidak dibebankan kepada satu Pemerintah Kabupaten setempat. Namun, harus dipikul lebih dari satu kabupaten. Maka dari itu, Pemerintah Provinsi yang harus ambil peranan. Sebab, dampak meluapnya Kali Lamong ini tidak hanya dirasakan oleh satu kabupaten saja, melainkan berimbas pada yang lain. "Persoalan banjir Kali Lamong bukan hanya persoalan Kabupaten Gresik semata. Tetapi, persoalan itu juga menjadi wilayah pusat karena penanganannya butuh keseriusan", tegasnya.
Lebih lanjut Syamsul Ma'arif mengatakan, penanganan banjir di Gresik seharusnya tidak dibebankan kepada satu Pemerintah Kabupaten setempat. Namun, harus dipikul lebih dari satu kabupaten. Maka dari itu, Pemerintah Provinsi yang harus ambil peranan. Sebab, dampak meluapnya Kali Lamong ini tidak hanya dirasakan oleh satu kabupaten saja, melainkan berimbas pada yang lain. "Persoalan banjir Kali Lamong bukan hanya persoalan Kabupaten Gresik semata. Tetapi, persoalan itu juga menjadi wilayah pusat karena penanganannya butuh keseriusan", tegasnya.
Dalam
pantauan Syamsul Maarif tentang banjir akibat meluapnya Kali Lamong di
Gresik, dia menegaskan "Khusus banjir di Gresik tidak hanya fokus pada
penanganannya saja. Tapi, bagaimana mengatur sungainya" katanya. Untuk
keperluan penanganan yang menyeluruh, Syamsul mengaku datang ke Gresik
tidak sendirian melainkan juga mengajak anggota DPR RI komisi 8.
"Tujuannya agar para anggota DPR ini bisa melihat sendiri langsung,"
tuturnya.
Diakui oleh Syamsul Maarif, pihaknya menaruh perhatian lebih atas banjir di Gresik "Saya mendapat laporan kerugian akibat banjir di Gresik mencapai miliaran rupiah baik itu material maupun non material. Tidak hanya itu, imbas banjir tersebut juga menyebabkan perputaran roda ekonomi lumpuh akibat putusnya jalur transpotasi karena banjir," tambahnya.
Diakui Syamsul Ma'arif, terkait dengan dana bantuan tanggap darurat bencana. BNPB pada 2015 telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 2,5 triliun untuk penanganan darurat bencana. Serta dana Rp 1,5 triliun untuk rehabilitasi dan konstruksi yang disebabkan bencana alam.
Diakui oleh Syamsul Maarif, pihaknya menaruh perhatian lebih atas banjir di Gresik "Saya mendapat laporan kerugian akibat banjir di Gresik mencapai miliaran rupiah baik itu material maupun non material. Tidak hanya itu, imbas banjir tersebut juga menyebabkan perputaran roda ekonomi lumpuh akibat putusnya jalur transpotasi karena banjir," tambahnya.
Diakui Syamsul Ma'arif, terkait dengan dana bantuan tanggap darurat bencana. BNPB pada 2015 telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 2,5 triliun untuk penanganan darurat bencana. Serta dana Rp 1,5 triliun untuk rehabilitasi dan konstruksi yang disebabkan bencana alam.
ARZ TEAM JATIM REGIONAL
.png)

























No Comment to " KEPALA BNPB BANTU KORBAN BANJIR GRESIK SEBESAR Rp. 200 JUTA "