PROMOSIKAN WISATA BAWEAN PADA JAJARAN PEMERINTAHAN SEMARANG
JATIM REGIONAL, Pemkab Gresik belum mengoptimalkan
pengelolaan sejumlah wisata alam di Gresik khususnya di Pulau Bawean. “Saat ini
dalam taraf persiapan dengan membangun beberapa insfrastruktur pendukung baik
itu jalan darat, serta melengkapi sarana prasarananya lapangan terbang” ungkap
Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto saat menerima jajaran Pemerintahan
Kota Semarang pada Selasa (27/1/2015).
Bupati Sambari juga menyebutkan tentang
keunggulan dan keindahan wisata alam Pulau Bawean. Beberapa lokasi yang disebut
Bupati yaitu Pantai Mayangkara, pasir putih Pulau Noko, terumbu karang pulau
Gili, Danau Kastoba, air terjun, air panas, penangkaran rusa. “Semua lokasi
wisata itu indah dan bagus, bahkan lebih bagus dari tempat yang lain di
Indonesia”, katanya.
Tentang terumbu karang di Pulau Gili ini
kata Bupati lebih indah dan alami bahkan masih lestari. Pasir putih di Pulau
Noko lebih putih dari pasir dimanapun. Menurut ahli yang pernah meneliti
terumbu karang di Pulau Gili, keindahannya melebihi terumbu karang yang ada di Kepulauan Derawan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Sambari juga menyatakan, banyak sekali
lokasi wisata yang bisa dikunjungi di Kabupaten Gresik. Ada wisata religi yaitu
makam Sunan Giri dan Makam Maulana Malik Ibrahim. “Selain makam kedua wali
tersebut masih ada makam wali Allah yang lain misalnya makam Raden Santri,
Makam Puteri Cempo, Makam Leran, makam Nyai Ageng Pinatih, Makam Nyai Ageng
Arem dll” katanya.
Selain wisata religi, ada juga wisata alam,
wisata pantai atau wisata bahari, wisata industry, wisata budaya (heritage),
wisata kuliner dan wisata agro ungkap Sambari didampingi Kepala Dinas
Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Siswadi Aprilianto kepada jajaran Pemkot
Semarang dan jajaran DPRD Semarang sebanyak 38 orang yang diterima Bupati di
Ruang Mandala Bakti Praja.
Seperti yang disampaikan ketua rombongan,
Joko Santoso kepada Bupati Gresik. Kunjungannya kali ini dalam rangka persiapan
rencana pembuatan Perda rencana induk pariwisata Kota Semarang. “Kami tidak
punya wisata alam maupun pantai. Kami ada wisata budaya yaitu kota lama yang
sudah kami kembangkan. Tapi dari hal tersebut kami tidak mendapat apa-apa.
Tidak pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD)” katanya.
.png)

























No Comment to " PROMOSIKAN WISATA BAWEAN PADA JAJARAN PEMERINTAHAN SEMARANG "